Pengertian Nomor Referensi Nasabah dan Bagaimana Mengisinya

Pengertian Nomor Referensi Nasabah dan Bagaimana Mengisinya

HiPoin.com – Saat menggunakan layanan internet banking dari beberapa bank pasti kamu sering menemukan kolom nomor referensi nasabah saat ingin melakukan transfer. Kenapa saya bilang beberapa bank? karena memang tidak semuanya memerlukan nomor tersebut.

Yang paling umum dan pasti ada yaitu di bank BRI. Oleh karena itu biasanya banyak nasabah baru dari bank BRI akan sedikit kebingungan saat ingin melakukan transfer karena harus mengisi kolom no. referensi tadi. Tidak seperti di bank kebanyakan yang sangat mudah saat ingin melakukan transfer uang.

Hanya perlu menginput nomor rekening tujuan, nominal uang yang akan dikirim, dan cek kembali apakah data sudah benar atau belum. Dengan kemudahan internet banking nasabah tidak perlu pergi ke ATM hanya untuk transfer uang.

Supaya lebih jelas langsung saja kali ini saya akan menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan nomor referensi di bank BRI. Jika kalian pengguna bank lainnya dan menemukan kolom atau menu yang sama yaitu no. referensi nasabah maka fungsinya sama saja.

Sebelum lanjut saya rasa kamu perlu tau juga tentang cara mengetahui nomor ATM BCA lewat aplikasi BCA Mobile. Di versi terbaru aplikasi BCA Mobile pengguna bisa melihat nomor ATM yang dimiliki tanpa perlu melihat di kartu fisik ATM terkait.

Apa Yang Dimaksud Nomor Referensi?

Dari informasi yang saya dapat dari Customer Service bank BRI lewat Twitter, Nomor Referensi adalah kode unik atau serangkaian nomor yang digunakan untuk transaksi finansial yang ditentukan oleh nasabah sendiri. Angka yang digunakan bebas alias terserah kamu.

Sebagai contoh kamu bisa menggunakan serangkaian angka “12345” atau “54321“. Singkatnya nomor ini berfungsi mengidentifikasi transaksi finansial dari kode unik yang sudah ditambahkan oleh pengguna atau nasabah. Mudahnya nomor tadi hanya untuk tanda bahwa itu adalah transaksi yang kamu lakukan.

Mungkin ada sedikit metode yang sama seperti nomor identifikasi yang diterapkan oleh bank BRI yaitu di layanan Flip, OY! Indonesia, dan FBS Tranding. Misalnya di Flip dan OY! Indonesia, saat ingin transfer ke beda bank tanpa biaya tambahan pengguna harus menambahkan kode unik di nominal yang ingin di transfer.

Sebagai contoh kamu ingin transfer uang Rp. 500.000 dari bank BCA ke bank BRI. Nah pihak Flip atau OY!Indonesia akan memberikan kode unik yang wajib ditambahkan saat proses transfer misalnya 345 jadinya Rp. 500.345.

Tetapi nomor referensi yang digunakan bank BRI saat ingin melakukan transfer tidak serumit itu. Hanya sebagai tanda dan bantuan jika kamu melakukan transfer dengan nominal yang cukup banyak akan tetapi ada masalah yang bisa merugikan kamu.

Penyebab Tidak Menambahkan Nomor Referensi Nasabah

Tidak akan terjadi apa-apa hanya saja proses transaksi tidak bisa dilanjutkan karena menginput nomor identifikasi tersebut adalah wajib. Seperti yang sudah saya jelaskan tadi pihak BRI sudah menyatakan kamu bisa menggunakan kombinasi nomor yang bebas karena kolom tadi wajib di isi.

Mungkin nasabah baru dari bank BRI sedikit bingung dan tidak tau fungsi sebenarnya dari kolom referensi yang tersedia. Saya tekankan lagi nomor tersebut wajib di isi dan sangat berguna bagi kamu, oleh karena itu gunakan nomor kombinasi terserah kamu karena tujuan utamanya untuk proses konfirmasi di beberapa layanan dan jasa.

Itu dia sedikit penjelasan saya mengenai nomor referensi saat melakukan transaksi di internet banking atau di mesin ATM bagi nasabah bank BRI. Semoga kamu yang belum tau menjadi tau sedangkan yang sudah tau tapi belum paham fungsinya jadi paham.

Sebelum saya akhiri kamu perlu tau juga cara cek transaksi kartu perdana 3. Saya yakin kamu yang sudah lama menggunakan operator seluler 3 Indonesia ada yang belum tau bahwa transaksi top up pulsa dan pembelian paket data bisa kamu lihat lewat aplikasi bima+ yang bisa di install dari Play Store dan App Store.