Masalah Akses Aksesibilitas di Nokia 5.1 Plus Yang Sering Mati Sendiri

Masalah Akses Aksesibilitas di Nokia 5.1 Plus Yang Sering Mati Sendiri

HiPoin.com – Nokia 5.1 Plus merupakan salah satu ponsel Nokia yang cukup populer di Indonesia. Ponsel Android dari Nokia ini banyak diminati dari pada seri yang lainnya. Selain Nokia 5.1 Plus, Nokia 6.1 Plus juga salah satu ponsel pintar dari Nokia yang paling laris.

Tidak seperti Nokia 6.1 Plus yang menggunakan prosesor Snapdragon, Nokia 5.1 Plus menggunakan prosesor dari Mediatek. Mediatek kini sebenarnya sudah menjadi prosesor pesaing dari Snapdragon, namun ternyata prosesor Mediatek yang di tanamkan pada Nokia 5.1 Plus memiliki kelebihan dan kekurangan yang cukup fatal.

Dengan kapasitas baterai pada Nokia 5.1 Plus yang hanya 3.050 mAh, SoC Mediatek P60 bisa membuat daya baterai pada smartphone ini menjadi lebih lama. Dibandingkan dengan ponsel Android lainnya yang memiliki kapasitas baterai yang sama dengan resolusi layar yang sama pasti akan berbeda ketahanan baterainya.

Ketahanan baterai di Nokia 5.1 Plus ternyata karena prosesor P60 yang terdapat di ponsel ini menutup aplikasi-aplikasi yang tidak digunakan secara paksa. Ini dia yang menjadi masalah utama pada akses aksesibilitas yang sering mati sendiri di beberapa aplikasi yang membutuhkan.

Seperti pada aplikasi Greenify, Clean Master, dan aplikasi App Lock. Ketiga aplikasi tersebut tidak dapat berjalan karena akses aplikasi selalu nonaktif sendiri setelah selang beberapa menit di aktifkan. Ini sangat riskan jika kita mengandalkan aplikasi App Lock untuk mengunci semua aplikasi penting di ponsel kita.

Karena setelah akses aksesibilitas aplikasi mati, maka aplikasi seperti App Lock tidak akan bekerja dan membuat aplikasi yang awalnya terkunci menjadi tidak terkunci lagi. Bagi kamu yang juga user Nokia 5.1 Plus pasti berharap masalah ini bisa terselesaikan.

Akses Aksesibilitas yang sering mati lebih penting dari pada aplikasi yang dihentikan paksa oleh sistem Android. Semoga kedepannya mendapatkan perbaikan dari Nokia karena semua ponsel Android milik Nokia sekarang tergabung dengan project AndroidOne yang memungkinkan mendapatkan update lebih sering.